h1

Sampai Jumpa, Sekolah!

22 April 2010

taken by Yenny Lestari

Akhir-akhir ini status Facebook menjadi klise, intinya tidak jauh dari telah usainya masa SMA kami. Yang membedakan, ada yang sedih meninggalkan masa SMA dan ada yang senang bisa memerdekakan diri dari sekolah. Jika gw ditanya senang atau sedih, seperti orang kebanyakan gw akan bilang ada senangnya ada sedihnya. Senang karena perjuangan di sekolah telah usai (rasanya tak ada alasan lain untuk yang ini),  sedih karena akan sulit rasanya mencari kawan sepermainan dan solidaritas seperti di SMA (rasanya tak ada alasan lain juga untuk yang ini).

Terlihat alasan gw sama saja dengan orang-orang pada umumnya. Yang membuat berbeda tentu karena gw mempunyai teman-teman yang menyenangkan dan tak bisa gw temui di tempat lain. Dari teman yang baik, pendiam, iseng, cerewet, sialan, sampai teman yang mau disuruh-suruh apapun, sungguh kombinasi yang pas di masa SMA. Selama SMA pun gw bertemu guru-guru dari yang baik sampai yang tidak layak menjadi guru. Perasaan senang, sedih, takut, lega, kasmaran, hingga rasa malu yang bukan main pun menjadi warna tersendiri. Rasanya tak lengkap masa SMA anpah hal-hal di atas. Namun apa mau di kata, waktu tak bisa di lawan, tak terasa semunya itu tak jauh lagi dari garis akhir. Tentu gw akan merindukan semuanya, merindukan SMAK 7 Penabur berserta isinya dan antek-antek ‘Cipinang’nya, SMPK 5 Penabur dan SDK 4 Penabur. Telah 12 tahun gw menghabiskan hari-hari gw di Cipinang, semoga semuanya yang gw lakukan selamaini tidak sia-sia dan kita semua bisa bertemu lagi di Cipinang saat kita telah sukses nanti. Sampai jumpa, kawan!

Advertisements
h1

Kepercayaan Bukan Kebenaran

18 March 2010

Selayaknya jutaan murid kelas 3 SMA di Indonesia, beberapa minggu terakhir ini gw berkuatat dengan persiapan UAN yang tak terasa tinggal menghitung hari. Semoga semua bisa terlewatkan segera dengan lancar.

Dalam berbagai persiapan yang cukup minim, sebagai selingan gw suka berpikir tentang atheist. Semua berawal saat gw menemukan ulasan tentang atheist di salah satu forum. Kenapa orang selalu menganggap kalau atheist itu buruk, jelek, sesat? Padahal jika kita mau sedikit membuka pemikiran kita, atheist itu tidak buruk kok.

Seorang atheist bukan berarti dia itu jahat, dia hanya memiliki pandangan yang berbeda dan itu bisa diterima dengan akal sehat. Seorang atheist lebih memilih bekerja keras daripada berdoa semalaman. Seorang beragama berbuat baik karena diiming-imingi surga, seorang atheist berbuat baik tanpa meminta imbalan. Secara logika kita tidak pernah tau apakah Tuhan itu ada atau hanya cerita yang dikembangkan untuk mengisi tanda tanya soal penciptaan alam semesta sesuai daerah masing-masing. Oleh karena itu muncul banyak kepercayaan yang berbeda-beda sesuai daerah mereka masing-masing.

Gw adalah seorang yang beragama namun gw suka dengan pandangaan mereka. Atheist sama saja dengan agama-agama yang lain dengan kepercayaan masing-masing. Tuhan memang tak bisa dijelaskan dengan logika. Oleh karena itu agama disebut sebagai kepercayaan, silahkan pada orang mau percaya atau tidak karena tidak ada bukti dan solusi yang logis. Jika Tuhan bisa dejlaskan dan dipastikan ada maka agama akan disebut kebenaran dan semua akan menjadi satu kesatuan. Kepercayaan bukan kebenaran. Entah benar atau salah, siapa yang tau? Intinya kita percaya atau tidak.

h1

Hanif Sjahbandi: Pemain Indonesia yang Berlatih Bersama MU

4 February 2010

Namanya Hanif Sjahbandi dan usianya baru 13 tahun. Hanif adalah salah satu anggota Timnas U-13 dan pada bulan Mei 2009 lalu dia ikut Festifal Sepakbola AFC dan menang. Konon kabarnya karena hal itu, saat ini dia dapat kesempatan berlatih di Manchester bersama Manchester United. Bener-bener buat gw ngiri. Ini beberapa fotonya.

Ini link Facebook-nya Hanif Sjahbandi.

Ada Group Facebook-nya juga.

Sumbernya dari sini.

h1

The Godfather

9 January 2010

Pasti taukan film The Godfather? Ya, ini film yang disebut-sebut sebagai film terbaik sepanjang masa. Sebenernya uda lama gw denger tentang film ini, tapi baru sekarang nontonnya dan emang bagus banget. Walapun jadul tetep bagus.

Film dari Francis Ford Coppola yang diangkat dari novel karya Mario Puzzo ini bercerita tentang keluarga mafia asal Sisilia yang menetap di Amerika. Terdiri dari tiga film: The Godfather, The Godfather Part II dan The Godfather Part III. Tokoh utamanya adalah Vito Corleone yang diperankan Marlon Brando, dia pemimpin keluarga mafia Corleone, Don, Godfather. Walaupun dia tokoh utama di film pertama, namun secara keseluruhan, trilogy ini mengedepankan tokoh Michael Corelone (diperankan oleh Al Pacino), anak dari Vito yang nanti menggantikan bapaknya. Transformasi Michael dari anak baik-baik menjadi pemimpin mafia yang kejam sampai akhirnya meninggal dalam penyesalan menjadi benang merah film ini. Ceritanya bersambung terus jadi harus nonton tiga-tiganya biar kerasa bagusnya.

Marlon Brando as Vito Corleone

Al Pacino as Michael Corleone

“I’ll make him an offer he can’t refuse” – Vito Corleone

“Keep your friends close, but your enemies closer” – Michael Corleone

h1

Xinloi with Its New Face

5 January 2010

Butuh waktu 5 hari bagi gw mengumpulkan niat untuk melakukan posting pertama di tahun 2010. Hari in gw memutuskan mengganti theme blog gw yang usang ini. Menurut gw dengan theme ini blog gw terlihat lebih segar dengan segala kesederhanaannya.

Tak banyak hal yang dapat gw tulis di sini. Hari pertama sekolah sejak libur panjang dicekoki dengan wanti-wanti akan datangnya judgement day (baca: ujian nasional) yang semakin dekat. Membuat pikiran gw seperti dalam I Think Very Big kembali bergejolak walau dengan intensitas yang tak terlalu besar. Jelas hal itu membuat hari ini tidak cukup baik untuk dinikmati, ditambah insiden bunyinya HP gw akibat MP3 yang memutar lagu Jatuh Bangun by Tiket (sebelumnya dipopulerkan oleh Maggy Z) yang dipesan oleh Eduardus Pandik dengan sendirinya dari kantong gw (mungkin terpencet-pencet dalam kantong karena HP gw tidak dalam kondisi lock saat itu). Untungnya insiden memalukan itu dapat ditolerir oleh guru yang bersangkutan.

Semoga hari-hari berikutnya lebih baik dari hari ini. Sampai jumpa lain waktu.

h1

2010: It’s The Beginning

31 December 2009

Belum habis miris yang kita rasakan sebagai bangsa Indonesia saat melihat catatan catatan kelam negara kita sepanjang 2009, kemarin 30 Desember 2009, Indonesia harus kehilangan K.H. Abdulrahman Wahid a.k.a Gus Dur. Gw menganggap beliau sebagai bapak pluralisme, jasa jasanya besar sekali bagi kita semua.

Hari terakhir di tahun 2009 sebentar lagi akan berakhir. Tak terasa di kalender hanya tinggal 1 lembar kertas yang tergantung. Seperti orang kebanyakan, di tahun baru ini gw juga punya My New Year Resolutions. Sebenarnya banyak sekali yg gw inginkan (kodrat sebagai homo economicus), tapi kira kira bisa gw ringkas keinginan gw jadi seperti ini.

  1. Lulus Ujian Nasional 2010 (standard bagi pelajar smp dan sma di Indonesia)
  2. Diterima di Universitas Indonesia (walaupun tak berharap banyak darinya)
  3. Bisa jadi orang yang lebih baik dalam segala hal (penting nih)
  4. Manchester United juara Liga Inggris dan Liga Champions (gak kalah penting nih)

Berharap bisa tercapai hal hal di atas di tahun 2010, amin. Selamat tahun baru, semoga panjang umur.

h1

I Think Very Big

26 December 2009

Tak salah jika gw menulis bahwa otak adalah jaringan terumit yang pernah tercipta sepanjang sejarah. Kalimat tersebut gw rasa tidak berlebihan. Akhir akhir ini gw dipusingkan dengan otak gw yang mterlalu banyak pemikiran di dalamnya. Bukan pemikiran rumit tentang pelajaran atau yang lainnya, melainkan hanya pemikiran sederhana yang menumpuk.

Jati diri. Sebenarnya gw hidup untuk apa sih? Benar benar pemikiran yang tidak jelas. Lalu pemikiran itu pun merambat ke masa depan. Hidup gw mau jadi apa sih di masa depan? Apa bisa gw hidup sejahtera nanti dengan berbagai kondisi yang telah membuat gw jadi begini adanya? Apa gw bisa mensejahterakan orang orang yang tagungannya jadi kewajiban gw? Lihat, betapa ga jelasnya pemikiran di otak gw. Gw yakin ga ada orang sejawat gw yang berpikir sebodoh gw.

Kadang pemikiran itu membuat gw pusing sendiri. Dilematis buat gw. Jika dipikirkan dapat membuat otak gw makin rusak, jika tidak ya tidak bisa juga. Beginilah susahnya jadi orang yang penuh perhitungan. Susah dijelaskan isi otak gw yang penuh hal hal sepele ga penting. Tapi ya mau bagaimana lagi, begini adanya ya jalani aja (kata kata standard bagi orang yang uda kehabisan kata kata).

Ya, gw emang uda kehabisan kata kata untuk mendeskripsikan ketidakjelasan ini (baru nulis segini aja uda kehabisan kata, jauh amat ama blogger blogger handal yang bisa nulis panjang lebar dengan santai), makanya gw uda mau berhenti nulis tulisan ini. Sampai jumpa lain waktu.