Archive for December, 2009

h1

2010: It’s The Beginning

31 December 2009

Belum habis miris yang kita rasakan sebagai bangsa Indonesia saat melihat catatan catatan kelam negara kita sepanjang 2009, kemarin 30 Desember 2009, Indonesia harus kehilangan K.H. Abdulrahman Wahid a.k.a Gus Dur. Gw menganggap beliau sebagai bapak pluralisme, jasa jasanya besar sekali bagi kita semua.

Hari terakhir di tahun 2009 sebentar lagi akan berakhir. Tak terasa di kalender hanya tinggal 1 lembar kertas yang tergantung. Seperti orang kebanyakan, di tahun baru ini gw juga punya My New Year Resolutions. Sebenarnya banyak sekali yg gw inginkan (kodrat sebagai homo economicus), tapi kira kira bisa gw ringkas keinginan gw jadi seperti ini.

  1. Lulus Ujian Nasional 2010 (standard bagi pelajar smp dan sma di Indonesia)
  2. Diterima di Universitas Indonesia (walaupun tak berharap banyak darinya)
  3. Bisa jadi orang yang lebih baik dalam segala hal (penting nih)
  4. Manchester United juara Liga Inggris dan Liga Champions (gak kalah penting nih)

Berharap bisa tercapai hal hal di atas di tahun 2010, amin. Selamat tahun baru, semoga panjang umur.

Advertisements
h1

I Think Very Big

26 December 2009

Tak salah jika gw menulis bahwa otak adalah jaringan terumit yang pernah tercipta sepanjang sejarah. Kalimat tersebut gw rasa tidak berlebihan. Akhir akhir ini gw dipusingkan dengan otak gw yang mterlalu banyak pemikiran di dalamnya. Bukan pemikiran rumit tentang pelajaran atau yang lainnya, melainkan hanya pemikiran sederhana yang menumpuk.

Jati diri. Sebenarnya gw hidup untuk apa sih? Benar benar pemikiran yang tidak jelas. Lalu pemikiran itu pun merambat ke masa depan. Hidup gw mau jadi apa sih di masa depan? Apa bisa gw hidup sejahtera nanti dengan berbagai kondisi yang telah membuat gw jadi begini adanya? Apa gw bisa mensejahterakan orang orang yang tagungannya jadi kewajiban gw? Lihat, betapa ga jelasnya pemikiran di otak gw. Gw yakin ga ada orang sejawat gw yang berpikir sebodoh gw.

Kadang pemikiran itu membuat gw pusing sendiri. Dilematis buat gw. Jika dipikirkan dapat membuat otak gw makin rusak, jika tidak ya tidak bisa juga. Beginilah susahnya jadi orang yang penuh perhitungan. Susah dijelaskan isi otak gw yang penuh hal hal sepele ga penting. Tapi ya mau bagaimana lagi, begini adanya ya jalani aja (kata kata standard bagi orang yang uda kehabisan kata kata).

Ya, gw emang uda kehabisan kata kata untuk mendeskripsikan ketidakjelasan ini (baru nulis segini aja uda kehabisan kata, jauh amat ama blogger blogger handal yang bisa nulis panjang lebar dengan santai), makanya gw uda mau berhenti nulis tulisan ini. Sampai jumpa lain waktu.

h1

Merry Christmas

25 December 2009

h1

Jens Lehmann Pee’s During The Game

13 December 2009

Pernahkah terbayang saat kita sedang bermain sepakbola dalam suatu partai penting dan tiba-tiba kita merasakan gangguan di organ ekskresi kita di mana kantung kemih tak lagi mampu menahan tampungan zat limbah dari ginjal? Percaya atau tidak itu terjadi baru-baru ini pada partai liga champions antara Vfb Stuttgart vs. Unirea Urziceni. Dan hal itu terjadi pada Jens Lehmann, kiper Stuttgart. Mantan kiper Borussia Dortmund dan Arsenal iyang suka mencari masalah ini merasakan hal yang tadi sudah terpaparkan di atas. Alhasil ia pun pergi ke papan sponsor di belakang gawangnya untuk melampiaskan hasratnya itu. Sungguh beruntung pada saat itu timnya tidak mendapat serangan balik dari tim lawan. Berikut ini video singkatnya, enjot! eh, enjoy!